<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Bayusuwiartha's Blog</title>
	<atom:link href="http://bayusuwiartha.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bayusuwiartha.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Tue, 25 Nov 2008 10:17:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='bayusuwiartha.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Bayusuwiartha's Blog</title>
		<link>http://bayusuwiartha.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://bayusuwiartha.wordpress.com/osd.xml" title="Bayusuwiartha&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://bayusuwiartha.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>kernel sebagai mediator antara aplikasi komputer dan perangkat keras</title>
		<link>http://bayusuwiartha.wordpress.com/2008/11/25/kernel-sebagai-mediator-antara-aplikasi-komputer-dan-perangkat-keras/</link>
		<comments>http://bayusuwiartha.wordpress.com/2008/11/25/kernel-sebagai-mediator-antara-aplikasi-komputer-dan-perangkat-keras/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 Nov 2008 09:44:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bayusuwiartha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bayusuwiartha.wordpress.com/?p=32</guid>
		<description><![CDATA[Abstrak Kernel adalah sebuah perangkat lunak yang membuat komunikasi / mediator antara aplikasi komputer dan perangkat keras, yang menyediakan pelayanan sistem seperti pengaturan memori untuk proses-proses yang sedang berjalan, pengaturan file-file, input-output terhadap dan dari suatu device dan masih banyak lagi fungsi tambahan yang lainnya. Intinya adalah kernel merupakan suatu penghubung (antara software dan hardware). [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bayusuwiartha.wordpress.com&amp;blog=5337377&amp;post=32&amp;subd=bayusuwiartha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Abstrak</strong><br />
Kernel adalah sebuah perangkat lunak yang membuat komunikasi / mediator antara aplikasi komputer dan perangkat keras, yang menyediakan pelayanan sistem seperti pengaturan memori untuk proses-proses yang sedang berjalan, pengaturan <em>file-file</em>, <em>input-output</em> terhadap dan dari suatu <em>device</em> dan masih banyak lagi fungsi tambahan yang lainnya. Intinya adalah kernel merupakan suatu penghubung (antara <em>software</em> dan <em>hardware</em>). Dalam makalah ini penulis mencoba untuk mengemukakan bagaimana cara kerja kernel sebagai sistem operasi, mengkompile ulang kernel untuk suatu kebutuhan, format dari kernel , serta berbagai dasar dasar kernel Linux sebagai aplikasi GPL (<em>General Public License</em>).</p>
<p><strong>1.	Pendahuluan</strong><br />
Kernel merupakan inti dari <em>Operating System</em> berisikan instruksi- instruksi yang bertindak sebagai mediator antara<em> hardware</em> dengan <em>software</em>. Kernel baru pada umumnya menawarkan dukungan yang lebih banyak terhadap berbagai jenis <em>hardware</em>,memiliki manajemen proses yang lebih baik, berjalan lebih baik dari versi sebelumnya, dan lebih stabil karena adanya perbaikan pada <em>bug-bug</em> yang ditemukan pada versi sebelumnya.</p>
<p><strong>2.	Format Kernel</strong><br />
Kernel sebagai jantungnya sistem operasi menyediakan format yang sesuai dengan kebutuhan anda. Sebelum kita memilih kernel sebaiknya kita dapat menentukan terlebih dahulu, kira-kira format kernel yang bagaimana yang sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan. Sistem kernel ada berupa <em>Modular</em> dan <em>Monolitik</em> ,sebagai contoh jika sering gonta-ganti <em>hardware</em>, sistem kernel yang <em>modular</em> akan lebih cocok daripada sistem kernel yang <em>builtin</em> (<em>monolitik</em>). Kedua system ini mempunyai keuntungan dan kelebihan masing-masing,</p>
<p><strong>2.1	Kernel Modular</strong><br />
Seperti pada kernel Linux mempunyai rancangan <em>modular</em>. Pada saat <em>boot time</em>, hanya <em>minimal resident kernel</em> yang di-<em>load</em> ke dalam memori. Ini di karenakan hanya modul-modul yang dibutuhkan saja serta di inginkan user yang akan diproses, sebuah modul kernel dapat secara dinamik di-<em>load</em> ke dalam memori. Kemudian secara periode spesifik modul tidak ingin di aktifkan maka modul dapat di hapus dari memori. Mekanisme <em>dynamic loading</em> ini dinamakan kmod. Dengan kata lain modul tidak akan di-<em>load</em> apabila tidak diinginkan dan modul akan di gunakan apabila di butuhkan. Salah satu keuntungan kernel yang bersifat <em>modular</em>, gonta-ganti <em>hardware</em> menjadi lebih mudah, karena tinggal menge-<em>probe</em> suatu modul, atau jika belum ada hanya tinggal mem-<em>build</em> satu modul saja. Kerugiannya adalah relatif rentan terhadapat masalah <em>security</em>, karena biasanya <em>script kiddies</em> memasukkan suatu modul ke dalam kernel (dengan harapan proses yang dimilikinya tidak diketahui oleh admin sistem yang bersangkutan)</p>
<p><strong>2.2	Kernel buildin(Monolitik)</strong><br />
Dengan Kernel <em>monolitik</em> lebih baik dari segi <em>security</em>, sebuah kernel <em>builtin</em> (<em>monolitik</em>) akan relatif aman. Namun dari segi kemudahan, jika kita menambah atau mengganti suatu <em>hardware</em>, maka otomatis harus mengkompilasi ulang kernel .Namun demikian, skema kernel bagaimana yang lebih sesuai, itu bisa diklarifikasi sesuai kebutuhan dan implementasi sistem yang digunakan. Jika kernel <em>monolitik</em> ingin di jadikan <em>modular</em>, itu bisa dilakukan oleh dari kernel <em>monolitik</em>, dengan cara setelah konfigurasi ditetapkan dalam kernel <em>monolitik</em> dan di kompilasi maka dapat di ambil, bagian-bagian mana saja yang akan dipisahkan untuk dijadikan modul-modul.</p>
<p><strong>3.	Kompilasi Modul Kernel</strong><br />
Apabila kita akan menambahkan suatu modul ke dalam kernel maka kita dapat melakukan kompilasi ulang kernel. Modul merupakan bagian dari kode kernel yang tidak secara langsung dimasukan kedalam kernel. Modul dapat di masukan atau dihilangkan kedalam kernel yang sedang berjalan kapanpun diperlukan. Modul biasanya digunakan untuk mendukung pekerjaan yg tidak di gunakan terus-menerus. misal, jika kita tidak membutuhkan dukungan <em>networking</em> sepanjang waktu, seperti ppp,maka lebih baik ppp dijadikan sebagai modul. ketika kita memerlukannya (untuk koneksi ke isp) modul kita panggil dan setelah selesai koneksi modul dapat kita matikan. penerapan modul seperti ini akan mengurangi jumlah memori yang di butuhkan kernel sehingga mempercepat operasi.</p>
<p><strong>3.1	Konfigurasi Kernel</strong><br />
Ada 3 command yang dapat digunakan untuk mengkonfigurasi kernel<br />
1.	<em>config</em> (<em>text-based</em>)<br />
2.	<em>menuconfig </em>(<em>text-based menu</em>)<br />
3.	<em>xconfig</em> (<em>under X</em> )<br />
Diantara ketiga cara tersebut, yang biasa dipakai adalah “<em>menuconfig</em>“. karena memiliki tampilan yang lebih menarik dan lebih fleksibel dalam konfigurasi daripada cara pertama (<em>config</em>). Untuk memilih modul dalam <em>menuconfig</em> di tunjukan dengan tanda (dengan menekan tombol m pada keyboard), jika &lt;&gt; menandakan modul ini tidak digunakan. tanda &lt; *&gt; atau [*] (dengan menekan tombol y) digunakan untuk menyertakannya secara langsung kedalam kernel. Selama melakukan konfigurasi perubahan dapat dilakukan dengan ditandakan atau diberi tanda [*]. Apabila ada hal-hal tertentu yang memang benar-benar tidak dibutuhkan oleh konfigurasi komputer yang akan dipakai, tanda bintangnya di hapus (biar tidak terbawa disaat kompilasi berlangsung). Atau dapat melakukan penambahan penandaan sesuai kebutuhan, misal [*] untuk menggunakan modul, penandaan untuk kebutuhan <em>networking</em> dengan &lt; *&gt;.</p>
<p><img title="Skema representatif antara â€œuser spaceâ€? dan â€œkernel spaceâ€?" src="http://www.informatika.lipi.go.id/wp-share/devi/Kernel_gbr1.GIF" alt="Skema representatif antara â€œuser spaceâ€? dan â€œkernel spaceâ€?" width="300" height="213" /></p>
<p>Gambar1. Skema representatif antara â€œuser spaceâ€? dan â€œkernel spaceâ€?</p>
<p>Dalam gambar 1 garis yang menghubungkan berbagai komponen dengan kernel ( dengan peralatan perangkat keras ) mengindikasikan bahwa setiap komponen secara lansung berinteraksi. Seperti contoh TCP/IP <em>stack</em> mengirim paket jaringan melalui <em>code path</em> TCP atau UDP , tetapi kedua tipe paket ini ini pada akhirnya di handel oleh IP layer. Dalam gambar, “VFS” berada pada <em>Virtual Filesystem layer</em>, yang secara ringkas serta detail ada pada tipe <em>filesystem</em> (seperti sebagai ext2fs dan ISO-9660, seperti yang di tampilkan) dari aplikasi user. Ini maksudnya adalah bahwa aplikasi ini butuh tidak mengetahui apa tipe <em>filesystem</em> yang di akses bila sebuah <em>file</em> dibuka, dibaca, ditulis dan seterusnya. Sedangkan “IPC” merupakan <em>Interprocess Communication</em> dan termasuk bermacam-macam mekanisme proses untuk â€œberkomunikasiâ€? satu sama lainnya dalam aktivitasnya. Komponen yang berlabel “SMP” adalah<em> shared-memory multiprocessing</em> yang mendukung Linux-kernel,yang digunakan sistem  dengan <em>multiple CPUs</em>.</p>
<p><strong>3.2	Utilitas Modul</strong><br />
Berikut ini adalah utilititas yang dapat gunakan pada system operasi linux dalam menangani modul<br />
1.	<strong>lsmod</strong> digunakan untuk melihat modul yang telah di <em>load</em>. contoh: <em># lsmod</em><br />
2.	<strong>depmod</strong> digunakan untuk membuat <em>dependency list</em> modul-modul yang ada kepada sistem. contoh: <em># depmod -a</em><br />
Bila anda tidak menjalankan perintah ini anda tidak dapat me-<em>load</em> modul. perintah “<em>depmod -a</em>” menghasilkan<em> file /lib/modules/2.0.xx/modules.dep</em> yang berisi daftar keterkaitan modul terhadap modul yang lainnya.<br />
3.	<strong>modprobe</strong> digunakan untuk <em>load/unload</em> modul ;contoh: <em># modprobe -r msdos.o</em> –&gt;untuk<em> unload</em> modul (menghapus) ;contoh: <em># modprobe msdos.o</em> –&gt; untuk <em>load</em> modul <em>command</em> “<em>modprobe msdos.o</em>” bila dilihat dengan “<em>lsmod</em>” akan nampak seperti:<br />
Module   Pages    Used    by<br />
msdos        2		  0<br />
fat          6   [msdos]   0<br />
Perhatikan modul <em>fat</em> juga di-<em>load</em>, padahal perintah <em>modprobe</em> hanya diperintahkan untuk me-<em>load</em> modul msdos. hal ini terjadi karena adanya ketergantungan modul, modul msdos memerlukan modul fat.<br />
File-file (modul) seperti <em>msdos.o</em> bisa dilihat di <em>/lib/modules/2.0.xx/</em><br />
4.	<strong>kerneld</strong> merupakan daemon yang secara otomatis me-<em>load</em> dan <em>unload</em> modul. dengan menggunakan <em>kerneld</em> kita tidak perlu lagi menggunakan <em>modprobe</em> (untuk <em>load/unload</em> modul) secara manual karena <em>daemon</em> ini telah menanganinya secara otomatis. kita dapat mengecek apakah “<em>kerneld</em>” telah bekerja dengan baik.</p>
<p><strong>4. Kernel Waktu Nyata</strong><br />
Banyak sistem <em>embedded</em> yang memiliki kebutuhan untuk berperilaku sebagai sebuah sistem waktu-nyata (<em>real-time system</em>). Pada sistem waktu nyata, waktu memegang peranan yang penting. Ketepatan kalkulasi atau kecermatan aksi tidak akan berarti apa-apa jika dilakukan pada saat yang keliru, atau â€œ<em>a late answer is a wrong answer</em>â€?. Sistem waktu nyata lazim dijumpai di dunia industri. Sebagai contoh, pengatur arah peluru kendali mesti dapat mengoreksi laju dan arah terbangnya sehingga tetap menuju target. Keterlambatan sepersekian detik bisa mengakibatkan peluru tersebut nyasar ke ruang kosong. Dalam hal ini antisipasi secepat-cepatnya menjadi kunci akurasinya. Sebuah mesin otomatis untuk mengemas botol minuman harus dapat memasangkan tutup botol tepat kepada botolnya. Dalam sebuah sistem berjalan, ketepatan ini diatur dengan waktu. Dengan kata lain, jika waktu pemasangan tutup botol tidak tepat, hasilnya akan percuma karena botolnya tidak akan berada pada lokasi yang tepat. Salah satu hal penting yang diperhatikan pada saat merancang sistem waktu-nyata adalah <em>deadline</em> atau tenggat operasi yang diijinkan. Selama pemrosesan atau kalkulasi yang dilakukan dapat dipaksa untuk diselesaikan sebelum <em>deadline</em> tersebut lewat, maka sifat waktu-nyata sistem tersebut bisa dijamin. Sebagai ilustrasi, sebuah<em> player</em> MP3 harus dapat melakukan <em>encoding</em> musik format MP3 tersebut menjadi sinyal audio yang dinikmati melalui <em>earphone</em> atau <em>speaker</em>. Tentu saja, proses <em>encoding</em> tersebut harus lebih cepat dari alunan musiknya sendiri. Untuk kualitas HiFi, ini berarti <em>encoding</em> mesti mensuplai data audio sebanyak 44100 kali per detik. Bila memproses sepotong data audio menyita waktu lebih dari 1/44100 detik, musik tidak bisa didengar secara real-time. Bayangkan, bagaimana caranya menikmati sebuah lagu &#8211; yang durasi aslinya 4 menit â€“ jika diputar selama 10 menit ? .Meskipun mulanya tidak dirancang sebagai sistem waktu nyata, Linux dapat â€˜diakaliâ€™ sehingga dapat bekerja pada lingkungan yang mengharuskan persyaratan sistem waktu-nyata. Setidaknya, ada beberapa pendekatan yang bisa digunakan</p>
<p><img title="Hubungan Sub-Kernel dengan linux" src="http://www.informatika.lipi.go.id/wp-share/devi/Kernel_gbr2.GIF" alt="Hubungan Sub-Kernel dengan linux" width="312" height="228" /></p>
<p>Gambar 2. Hubungan Sub-Kernel dengan linux</p>
<p>Sub-kernels dibuat dengan 3 kategori: 1) <em>patching</em> sebuah kernel linux untuk menyediakan beberapa keterkaitan seperti penambahan fungsionalitas 2) modifikasi untuk menghandel <em>interrupt</em> 3) membuat <em>loadable</em> modules untuk menyediakan bagian API dan fungsionalitas.</p>
<p>Sub-kernels menyediakan sebuah API untuk digunakan oleh tugas <em>real-time</em>. APIs menyediakan urutan yang menyerupai POSIX, fungsi POSIX lainnya dan penambahan fungsi yang unik. Penggunaan sub-kernels dimaksudkan bahwa tugas<em> real-time</em> menggunakan APIs yang lebih familiar bagi para <em>programmer</em> Linux , tetapi mereka menerapkan secara terpisah dan terkadang berbeda.</p>
<p><em>Interrupt handling</em> dimodifikasi oleh <em>patching</em> bagian utama kernel . <em>patch</em>-nya sendiri merubah fungsi, seperti contoh , <em>patch</em> digunakan biasanya untuk <em>disable interrupts</em>. Apabila kernel dan <em>drivers</em> dalam sub-tree linux di <em>recompiled</em>, mereka tidak secara aktual untuk menghentikan <em>interrupts</em>. Karena <em>drivers</em> di-<em>compile</em> terpisah dari <em>header</em> yang dimodifikasi untuk <em>disable- interrupts</em> dan menghalangi teknik <em>real-time</em>. Sebaiknya gunakan <em>non standard code</em> untuk sebuah <em>interrupt-disabling</em>. Instruksi Bahasa assembly mungkin bisa digunakan untuk menanganinya. Dalam prakteknya hal ini merupakan situasi yang tidak terelakan untuk menangani solusi <em>real-time</em>.</p>
<p><strong>5. Kesimpulan</strong><br />
Kernel merupakan mediator penghubung antara <em>Software</em> dan <em>Hardware</em>. Kernel dapat di-<em>recompile</em> ulang sesuai dengan kebutuhan perangkat keras yang ingin kita pakai, untuk me-<em>recompile</em> ulang kernel dapat di pilih apakah ingin menggunakan kernel <em>Modular</em> atau kernel <em>Mololitik</em>, dalam pemakaiannya kernel bergantung kepada pengguna sendiri modul apa yang akan digunakan. Kernel juga sangat baik digunakan sebagai <em>real-time</em> yang menjembatani aplikasi dan kebutuhan waktu nyata yang <em>interrupt</em>-nya dapat di ubah dengan modifikasi <em>Header</em>-nya menggunakan <em>kernel-source-tree</em>.</p>
<p><strong>6. Daftar Pustaka</strong><br />
1.	Linus B.Torvalds,”Birthday”,disadur dari comp. os.minix.<br />
2.	Matt Welsh,”Linux Installation and Getting Started”,Linux LDP, 11 Februari 1995<br />
3.	FRiC,”Linux Hardware Compatibility HOWTO”, Linux LDP, 1 Juni 1995<br />
4.	<a href="http://makalah.virtualave.net/kernel.html">http://makalah.virtualave.net/kernel.html</a><br />
5.	<a href="http://www.nks.net/linux-vm.html">http://www.nks.net/linux-vm.html</a><br />
6.	<a href="http://www.fw.cz/mitr/microkernel.html">http://www.fw.cz/mitr/microkernel.html</a><br />
7.	<a href="http://www.wikipedia.org/wiki/Kernel_%28computers%29">http://www.wikipedia.org/wiki/Kernel_(computers)</a><br />
8.	<a href="http://www.linuxdevices.com/articles/AT6320079446.html">http://www.linuxdevices.com/articles/AT6320079446.html</a><br />
9.	<a href="http://www.linux-mag.com/1999-07/kernel_01.html">http://www.linux-mag.com/1999-07/kernel_01.html</a><br />
10.	<a href="http://people.cakraweb.com/%7Easfik/writings/kompilasi-kernel-1.html#ss1.3">http://people.cakraweb.com/~asfik/writings/kompilasi-kernel-1.html#ss1.3</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bayusuwiartha.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bayusuwiartha.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bayusuwiartha.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bayusuwiartha.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bayusuwiartha.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bayusuwiartha.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bayusuwiartha.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bayusuwiartha.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bayusuwiartha.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bayusuwiartha.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bayusuwiartha.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bayusuwiartha.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bayusuwiartha.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bayusuwiartha.wordpress.com/32/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bayusuwiartha.wordpress.com&amp;blog=5337377&amp;post=32&amp;subd=bayusuwiartha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bayusuwiartha.wordpress.com/2008/11/25/kernel-sebagai-mediator-antara-aplikasi-komputer-dan-perangkat-keras/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e1106a5c5333692d0ddcfdc16cc25c41?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">bayusuwiartha</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.informatika.lipi.go.id/wp-share/devi/Kernel_gbr1.GIF" medium="image">
			<media:title type="html">Skema representatif antara â€œuser spaceâ€? dan â€œkernel spaceâ€?</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.informatika.lipi.go.id/wp-share/devi/Kernel_gbr2.GIF" medium="image">
			<media:title type="html">Hubungan Sub-Kernel dengan linux</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Shoutmix</title>
		<link>http://bayusuwiartha.wordpress.com/2008/11/24/31/</link>
		<comments>http://bayusuwiartha.wordpress.com/2008/11/24/31/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Nov 2008 07:46:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bayusuwiartha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bayusuwiartha.wordpress.com/2008/11/24/31/</guid>
		<description><![CDATA[View shoutbox ShoutMix chat widget<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bayusuwiartha.wordpress.com&amp;blog=5337377&amp;post=31&amp;subd=bayusuwiartha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- Begin ShoutMix - http://www.shoutmix.com --></p>
<p><a href="http://www5.shoutmix.com/?bayusuwiartha">View shoutbox</a></p>
<p><a title="Get your own free shoutbox chat widget at ShoutMix!" href="http://www.shoutmix.com">ShoutMix chat widget</a><br />
<!-- End ShoutMix --></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bayusuwiartha.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bayusuwiartha.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bayusuwiartha.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bayusuwiartha.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bayusuwiartha.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bayusuwiartha.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bayusuwiartha.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bayusuwiartha.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bayusuwiartha.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bayusuwiartha.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bayusuwiartha.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bayusuwiartha.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bayusuwiartha.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bayusuwiartha.wordpress.com/31/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bayusuwiartha.wordpress.com&amp;blog=5337377&amp;post=31&amp;subd=bayusuwiartha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bayusuwiartha.wordpress.com/2008/11/24/31/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e1106a5c5333692d0ddcfdc16cc25c41?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">bayusuwiartha</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Perkembangan Internet di Indonesia</title>
		<link>http://bayusuwiartha.wordpress.com/2008/11/22/perkembangan-internet-di-indonesia/</link>
		<comments>http://bayusuwiartha.wordpress.com/2008/11/22/perkembangan-internet-di-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Nov 2008 01:31:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bayusuwiartha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bayusuwiartha.wordpress.com/?p=12</guid>
		<description><![CDATA[RMS Ibrahim, Suryono Adisoemarta, Muhammad Ihsan, Robby Soebiakto, Putu, Firman Siregar, Adi Indrayanto, dan Onno W. Purbo merupakan beberapa nama-nama legendaris di awal pembangunan Internet Indonesia di tahun 1992 hingga 1994. Masing-masing personal telah mengkontribusikan keahlian dan dedikasinya dalam membangun cuplikan-cuplikan sejarah jaringan komputer di Indonesia. Tulisan-tulisan tentang keberadaan jaringan Internet di Indonesia dapat dilihat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bayusuwiartha.wordpress.com&amp;blog=5337377&amp;post=12&amp;subd=bayusuwiartha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>RMS Ibrahim, Suryono Adisoemarta, Muhammad Ihsan, Robby Soebiakto, Putu, Firman Siregar, Adi Indrayanto, dan Onno W. Purbo merupakan beberapa nama-nama legendaris di awal pembangunan Internet Indonesia di tahun 1992 hingga 1994. Masing-masing personal telah mengkontribusikan keahlian dan dedikasinya dalam membangun cuplikan-cuplikan sejarah jaringan komputer di Indonesia.</p>
<p>Tulisan-tulisan tentang keberadaan jaringan Internet di Indonesia dapat dilihat di beberapa artikel di media cetak seperti <span class="mw-redirect">KOMPAS</span> berjudul &#8220;<em>Jaringan komputer biaya murah menggunakan radio</em>&#8221; di akhir tahun 1990 dan awal tahun 1991. Juga beberapa artikel pendek di <span class="new">Majalah Elektron</span> Himpunan Mahasiswa Elektro <span class="mw-redirect">ITB</span> di tahun 1989.</p>
<p>Inspirasi tulisan-tulisan awal Internet Indonesia datangnya dari kegiatan di <span class="new">amatir radio</span> khususnya di Amateur Radio Club (ARC) <span class="mw-redirect">ITB</span> di tahun 1986. Bermodal pesawat Transceiver <span class="new">HF</span> <span class="new">SSB</span> Kenwood TS430 milik Harya Sudirapratama (YC1HCE) dengan komputer Apple II milik Onno W. Purbo (YC1DAV) sekitar belasan anak muda ITB seperti Harya Sudirapratama (YC1HCE), J. Tjandra Pramudito (YB3NR), Suryono Adisoemarta (N5SNN) bersama Onno W. Purbo, berguru pada para senior radio amatir seperti Robby Soebiakto (YB1BG), Achmad Zaini (YB1HR), Yos (YB2SV), di band 40m. Robby Soebiakto merupakan pakar diantara para amatir radio di Indonesia khususnya untuk komunikasi data <em><span class="new">packet radio</span></em> yang kemudian didorong ke arah TCP/IP, teknologi packet radio TCP/IP yang kemudian diadopsi oleh rekan-rekan <span class="mw-redirect">BPPT</span>, <span class="mw-redirect">LAPAN</span>, UI, dan <span class="mw-redirect">ITB</span> yang kemudian menjadi tumpuan PaguyubanNet di tahun 1992-1994. Robby Soebiakto menjadi koordinator IP pertama dari <span class="new">AMPR-net</span> (Amatir Packet Radio Network) yang di Internet dikenal dengan domain AMPR.ORG dan IP 44.132. Sejak tahun 2000, <span class="new">AMPR-net</span> Indonesia di koordinir oleh Onno W. Purbo (YC0MLC). Koordinasi dan aktivitasnya mengharuskan seseorang untuk menjadi anggota <span class="mw-redirect">ORARI</span> dan di koordinasi melalui <em><span class="mw-redirect">mailing list</span></em> ORARI, seperti, orari-news@yahoogroups.com.</p>
<p>Di tahun 1986-1987 yang merupakan awal perkembangan jaringan paket radio di Indonesia, Robby Soebiakto merupakan pionir di kalangan pelaku radio amatir Indonesia yang mengaitkan jaringan amatir Bulletin Board System (<span class="new">BBS</span>) yang merupakan jaringan <em>e-mail store and forward</em> yang mengkaitkan banyak &#8220;server&#8221; <span class="new">BBS</span> amatir radio seluruh dunia agar e-mail dapat berjalan dengan lancar. Di awal tahun 1990, komunikasi antara Onno W. Purbo yang waktu itu berada di Kanada dengan panggilan YC1DAV/VE3 dengan rekan-rekan radio amatir di Indonesia dilakukan melalui jaringan amatir radio ini. Dengan peralatan PC/XT dan <span class="new">walkie talkie</span> 2 meteran, komunikasi antara Indonesia-Kanada terus dilakukan dengan lancar melalui jaringan radio amatir. Robby Soebiakto berhasil membangun gateway amatir satelit di rumahnya di Cinere melalui satelit-satelit <span class="new">OSCAR</span> milik radio amatir kemudian melakukan komunikasi lebih lanjut yang lebih cepat antara Indonesia-Kanada. Pengetahuan secara perlahan ditransfer dan berkembang melalui jaringan radio amatir ini.</p>
<p>RMS Ibrahim (biasa dipanggil Ibam) merupakan motor dibalik operasional Internet di UI. RMS Ibrahim pernah menjadi operator yang menjalankan gateway ke Internet dari UI yang merupakan bagian dari jaringan universitas di Indonesia <span class="new">UNINET</span>. Protokol <span class="new">UUCP</span> yang lebih sederhana daripada TCP/IP digunakan terutama digunakan untuk mentransfer e-mail &amp; newsgroup. RMS Ibrahim juga merupakan pemegang pertama Country Code Top Level Domain (ccTLD) yang dikemudian hari dikenal sebagai <span class="new">IDNIC</span> <span class="external autonumber">[1]</span>.</p>
<p>Muhammad Ihsan adalah staff peneliti di <span class="mw-redirect">LAPAN</span> Ranca Bungur tidak jauh dari <span class="mw-redirect">Bogor</span> yang di awal tahun 1990-an di dukung oleh pimpinannya Ibu Adrianti dalam kerjasama dengan <span class="mw-redirect">DLR</span> (NASA-nya Jerman) mencoba mengembangkan jaringan komputer menggunakan teknologi packet radio pada band 70cm &amp; 2m. Jaringan tersebut dikenal sebagai <span class="new">JASIPAKTA</span> dengan dukungan <span class="mw-redirect">DLR</span> Jerman. Protokol TCP/IP di operasikan di atas protokol <span class="new">AX.25</span> pada infrastruktur packet radio. Muhammad Ihsan mengoperasikan relay penghubung antara ITB di Bandung dengan gateway Internet yang ada di <span class="mw-redirect">BPPT</span> di tahun 1993-1998.</p>
<p>Firman Siregar merupakan salah seorang motor di <span class="mw-redirect">BPPT</span> yang mengoperasikan gateway <span class="new">radio paket</span> bekerja pada band 70cm di tahun 1993-1998-an. PC 386 sederhana menjalankan program <span class="new">NOS</span> di atas sistem operasi DOS digunakan sebagai gateway packet radio TCP/IP. <span class="new">IPTEKNET</span> masih berada di tahapan sangat awal perkembangannya saluran komunikasi ke internet masih menggunakan protokol X.25 melalui jaringan Sistem Komunikasi Data Paket (SKDP) terkait pada gateway di <span class="mw-redirect">DLR</span> Jerman.</p>
<p>Putu sebuah nama yang melekat dengan perkembangan PUSDATA DEPRIN waktu masa kepemimpinan Bapak Menteri Tungki Ariwibowo menjalankan <span class="new">BBS</span> pusdata.dprin.go.id. Di masa awal perkembangannya <span class="new">BBS</span> Pak Putu sangat berjasa dalam membangun pengguna e-mail khususnya di jakarta Pak Putu sangat beruntung mempunyai menteri Pak Tungki yang &#8220;maniak&#8221; IT dan yang mengesankan dari Pak Tungki beliau akan menjawab e-mail sendiri. Barangkali Pak Tungki adalah menteri pertama di Indonesia yang menjawab e-mail sendiri.</p>
<p>Suryono Adisoemarta N5SNN di akhir 1992 kembali ke Indonesia, kesempatan tersebut tidak dilewatkan oleh anggota Amateur Radio Club (ARC) ITB seperti Basuki Suhardiman, Aulia K. Arief, Arman Hazairin di dukung oleh Adi Indrayanto untuk mencoba mengembangkan gateway <span class="new">radio paket</span> di ITB. Berawal semangat &amp; bermodalkan PC 286 bekas barangkali ITB merupakan lembaga yang paling miskin yang nekad untuk berkiprah di jaringan PaguyubanNet. Rekan lainnya seperti UI, <span class="mw-redirect">BPPT</span>, <span class="mw-redirect">LAPAN</span>, PUSDATA DEPRIN merupakan lembaga yang lebih dahulu terkait ke jaringan di tahun 1990-an mereka mempunyai fasilitas yang jauh lebih baik daripada ITB. Di ITB modem <span class="new">radio paket</span> berupa Terminal Node Controller (<span class="new">TNC</span>) merupakan peralatan pinjaman dari Muhammad Ihsan dari <span class="mw-redirect">LAPAN</span>.</p>
<p>Berawal dari teknologi <span class="new">radio paket</span> 1200<span class="new">bps</span>, ITB kemudian berkembang di tahun 1995-an memperoleh sambungan leased line 14.4Kbps ke <span class="new">RISTI</span> Telkom sebagai bagian dari <span class="new">IPTEKNET</span> akses Internet tetap diberikan secara cuma-cuma kepada rekan-rekan yang lain. September 1996 merupakan tahun peralihan bagi ITB, karena keterkaitan ITB dengan jaringan penelitian Asia Internet Interconnection Initiatives (<span class="new">AI3</span>) sehingga memperoleh bandwidth 1.5Mbps ke Jepang yang terus ditambah dengan sambungan ke TelkomNet &amp; <span class="mw-redirect">IIX</span> sebesar 2Mbps. <span class="mw-redirect">ITB</span> akhirnya menjadi salah satu bagian terpenting.</p>
<p>Awal Internet Indonesia</p>
<p>RMS Ibrahim, Suryono Adisoemarta, Muhammad Ihsan, Robby Soebiakto, Putu, Firman Siregar, Adi Indrayanto, dan Onno W. Purbo merupakan beberapa nama-nama legendaris di awal pembangunan Internet Indonesia di tahun 1992 hingga 1994. Masing-masing personal telah mengkontribusikan keahlian dan dedikasinya dalam membangun cuplikan-cuplikan sejarah jaringan komputer di Indonesia.</p>
<p>Tulisan-tulisan tentang keberadaan jaringan Internet di Indonesia dapat dilihat di beberapa artikel di media cetak seperti KOMPAS berjudul &#8220;Jaringan komputer biaya murah menggunakan radio&#8221; di akhir tahun 1990 dan awal tahun 1991. Juga beberapa artikel pendek di Majalah Elektron Himpunan Mahasiswa Elektro ITB di tahun 1989.</p>
<p>Inspirasi tulisan-tulisan awal Internet Indonesia datangnya dari kegiatan di amatir radio khususnya di Amateur Radio Club (ARC) ITB di tahun 1986. Bermodal pesawat Transceiver HF SSB Kenwood TS430 milik Harya Sudirapratama (YC1HCE) dengan komputer Apple II milik Onno W. Purbo (YC1DAV) sekitar belasan anak muda ITB seperti Harya Sudirapratama (YC1HCE), J. Tjandra Pramudito (YB3NR), Suryono Adisoemarta (N5SNN) bersama Onno W. Purbo, berguru pada para senior radio amatir seperti Robby Soebiakto (YB1BG), Achmad Zaini (YB1HR), Yos (YB2SV), di band 40m. Robby Soebiakto merupakan pakar diantara para amatir radio di Indonesia khususnya untuk komunikasi data packet radio yang kemudian didorong ke arah TCP/IP, teknologi packet radio TCP/IP yang kemudian diadopsi oleh rekan-rekan BPPT, LAPAN, UI, dan ITB yang kemudian menjadi tumpuan PaguyubanNet di tahun 1992-1994. Robby Soebiakto menjadi koordinator IP pertama dari AMPR-net (Amatir Packet Radio Network) yang di Internet dikenal dengan domain AMPR.ORG dan IP 44.132. Sejak tahun 2000, AMPR-net Indonesia di koordinir oleh Onno W. Purbo (YC0MLC). Koordinasi dan aktivitasnya mengharuskan seseorang untuk menjadi anggota ORARI dan di koordinasi melalui mailing list ORARI, seperti, orari-news@yahoogroups.com.</p>
<p>Di tahun 1986-1987 yang merupakan awal perkembangan jaringan paket radio di Indonesia, Robby Soebiakto merupakan pionir di kalangan pelaku radio amatir Indonesia yang mengaitkan jaringan amatir Bulletin Board System (BBS) yang merupakan jaringan e-mail store and forward yang mengkaitkan banyak &#8220;server&#8221; BBS amatir radio seluruh dunia agar e-mail dapat berjalan dengan lancar. Di awal tahun 1990, komunikasi antara Onno W. Purbo yang waktu itu berada di Kanada dengan panggilan YC1DAV/VE3 dengan rekan-rekan radio amatir di Indonesia dilakukan melalui jaringan amatir radio ini. Dengan peralatan PC/XT dan walkie talkie 2 meteran, komunikasi antara Indonesia-Kanada terus dilakukan dengan lancar melalui jaringan radio amatir. Robby Soebiakto berhasil membangun gateway amatir satelit di rumahnya di Cinere melalui satelit-satelit OSCAR milik radio amatir kemudian melakukan komunikasi lebih lanjut yang lebih cepat antara Indonesia-Kanada. Pengetahuan secara perlahan ditransfer dan berkembang melalui jaringan radio amatir ini.</p>
<p>RMS Ibrahim (biasa dipanggil Ibam) merupakan motor dibalik operasional Internet di UI. RMS Ibrahim pernah menjadi operator yang menjalankan gateway ke Internet dari UI yang merupakan bagian dari jaringan universitas di Indonesia UNINET. Protokol UUCP yang lebih sederhana daripada TCP/IP digunakan terutama digunakan untuk mentransfer e-mail &amp; newsgroup. RMS Ibrahim juga merupakan pemegang pertama Country Code Top Level Domain (ccTLD) yang dikemudian hari dikenal sebagai IDNIC [1].</p>
<p>Muhammad Ihsan adalah staff peneliti di LAPAN Ranca Bungur tidak jauh dari Bogor yang di awal tahun 1990-an di dukung oleh pimpinannya Ibu Adrianti dalam kerjasama dengan DLR (NASA-nya Jerman) mencoba mengembangkan jaringan komputer menggunakan teknologi packet radio pada band 70cm &amp; 2m. Jaringan tersebut dikenal sebagai JASIPAKTA dengan dukungan DLR Jerman. Protokol TCP/IP di operasikan di atas protokol AX.25 pada infrastruktur packet radio. Muhammad Ihsan mengoperasikan relay penghubung antara ITB di Bandung dengan gateway Internet yang ada di BPPT di tahun 1993-1998.</p>
<p>Firman Siregar merupakan salah seorang motor di BPPT yang mengoperasikan gateway radio paket bekerja pada band 70cm di tahun 1993-1998-an. PC 386 sederhana menjalankan program NOS di atas sistem operasi DOS digunakan sebagai gateway packet radio TCP/IP. IPTEKNET masih berada di tahapan sangat awal perkembangannya saluran komunikasi ke internet masih menggunakan protokol X.25 melalui jaringan Sistem Komunikasi Data Paket (SKDP) terkait pada gateway di DLR Jerman.</p>
<p>Putu sebuah nama yang melekat dengan perkembangan PUSDATA DEPRIN waktu masa kepemimpinan Bapak Menteri Tungki Ariwibowo menjalankan BBS pusdata.dprin.go.id. Di masa awal perkembangannya BBS Pak Putu sangat berjasa dalam membangun pengguna e-mail khususnya di jakarta Pak Putu sangat beruntung mempunyai menteri Pak Tungki yang &#8220;maniak&#8221; IT dan yang mengesankan dari Pak Tungki beliau akan menjawab e-mail sendiri. Barangkali Pak Tungki adalah menteri pertama di Indonesia yang menjawab e-mail sendiri.</p>
<p>Suryono Adisoemarta N5SNN di akhir 1992 kembali ke Indonesia, kesempatan tersebut tidak dilewatkan oleh anggota Amateur Radio Club (ARC) ITB seperti Basuki Suhardiman, Aulia K. Arief, Arman Hazairin di dukung oleh Adi Indrayanto untuk mencoba mengembangkan gateway radio paket di ITB. Berawal semangat &amp; bermodalkan PC 286 bekas barangkali ITB merupakan lembaga yang paling miskin yang nekad untuk berkiprah di jaringan PaguyubanNet. Rekan lainnya seperti UI, BPPT, LAPAN, PUSDATA DEPRIN merupakan lembaga yang lebih dahulu terkait ke jaringan di tahun 1990-an mereka mempunyai fasilitas yang jauh lebih baik daripada ITB. Di ITB modem radio paket berupa Terminal Node Controller (TNC) merupakan peralatan pinjaman dari Muhammad Ihsan dari LAPAN.</p>
<p>Berawal dari teknologi radio paket 1200bps, ITB kemudian berkembang di tahun 1995-an memperoleh sambungan leased line 14.4Kbps ke RISTI Telkom sebagai bagian dari IPTEKNET akses Internet tetap diberikan secara cuma-cuma kepada rekan-rekan yang lain. September 1996 merupakan tahun peralihan bagi ITB, karena keterkaitan ITB dengan jaringan penelitian Asia Internet Interconnection Initiatives (AI3) sehingga memperoleh bandwidth 1.5Mbps ke Jepang yang terus ditambah dengan sambungan ke TelkomNet &amp; IIX sebesar 2Mbps. ITB akhirnya menjadi salah satu bagian terpenting.</p>
<p>Sejarah internet Indonesia bermula pada awal tahun 1990-an, saat itu jaringan internet di Indonesia lebih dikenal sebagai paguyuban network, dimana semangat kerjasama, kekeluargaan &amp; gotong royong sangat hangat dan terasa diantara para pelakunya. Agak berbeda dengan suasana Internet Indonesia pada perkembangannya yang terasa lebih komersial dan individual di sebagian aktifitasnya terutama yang melibatkan perdagangan Internet.</p>
<p>M. Samik-Ibrahim, Suryono Adisoemarta, Muhammad Ihsan, Robby Soebiakto, Putu, Firman Siregar, Adi Indrayanto, Onno W. Purbo jaringan komputer dan Internet di Indonesia. merupakan beberapa nama-nama legendaris di awal pembangunan Internet Indonesia di tahun 1992 hingga 1994. Masing-masing personal telah mengkontribusikan keahlian dan dedikasinya dalam membangun cuplikan-cuplikan sejarah</p>
<p>Tulisan-tulisan tentang keberadaan jaringan Internet di Indonesia dapat di lihat di beberapa artikel di media cetak seperti KOMPASJaringan komputer biaya murah menggunakan radio&#8221; di akhir tahun 1990 awal 1991. Juga beberapa artikel pendek di Majalah Elektron Himpunan Mahsiswa Elektro ITB di tahun 1989. berjudul &#8220;</p>
<p>Inspirasi tulisan-tulisan awal Internet Indonesia datangnya dari kegiatan di amatir radio khususnya di Amatir Radio Club (ARC) ITB1986. Bermodal pesawat Transceiver HF SSB Kenwood TS430 milik Harya Sudirapratama (YC1HCE) dengan komputer Apple II milik Onno W. Purbo (YC1DAV) sekitar belasan anak muda ITB seperti Harya Sudirapratama (YC1HCE), J. Tjandra Pramudito (YB3NR), Suryono Adisoemarta (N5SNN) bersama Onno W. Purboamatir radio seperti Robby Soebiakto (YB1BG), Achmad Zaini (YB1HR), Yos (YB2SV), di band 40m (7MHz). di tahun (YC1DAV), berguru pada para senior</p>
<p>Robby Soebiakto YB1BG yang waktu itu bekerja di PT. USI IBM Jakarta merupakan pakar diantara para amatir radio di Indonesia khususnya untuk komunikasi data radio paket yang kemudian mendorong ke arah TCP/IP. Teknologi radio paket TCP/IP yang kemudian di adopsi oleh rekan-rekan BPPT, LAPAN, UI, dan ITB yang kemudian menjadi tumpuan PaguyubanNet di tahun 1992-1994.</p>
<p>Di tahun 1988, dalam surat pribadi Robby Soebiakto YB1BG mendorong Onno W. Purbo YC1DAV/VE3 yang berada di Hamilton, Ontario, Kanada untuk mendalami TCP/IP. Robby Soebiakto YB1BG meyakinkan Onno W. Purbo YC1DAV/VE3 bahwa masa depan teknologi jaringan komputer akan berbasis pada protokol TCP/IP.</p>
<p>Robby Soebiakto (YB1BG) menjadi koordinator IP pertama dari AMPR-net (Amatir Packet Radio Network) yang di Internet dikenal dengan domain AMPR.ORG dan IP 44.132. Sejak tahun 2000AMPR-net Indonesia di koordinir oleh Onno W. Purbo (YC0MLC). Koordinasi dan aktifitas-nya mengharuskan seseorang untuk menjadi anggota ORARI dan di koordinasi melalui mailing list ORARI, seperti, orari-news@yahoogroups.com.</p>
<p>Di tahun 1986-1987 awal perkembangan jaringan paket radio di Indonesia, Robby Soebiakto (YB1BG) merupakan pionir dikalangan pelaku amatir radio Indonesia yang mengkaitkan jaringan amatir Bulletin Board System (BBS) yang merupakan jaringan e-mail store and forward yang mengkaitkan banyak &#8220;server&#8221; BBS amatir radio seluruh dunia agar e-mail dapat berjalan dengan lancar.</p>
<p>Di awal tahun 1990 komunikasi antara Onno W. Purboamatir radio ini. Dengan peralatan PC/XT dan walkie talkie 2 meteran, komunikasi antara Indonesia-Kanada terus dilakukan dengan lancar melalui jaringan amatir radio. (YC1DAV/VE3) yang waktu itu berada di Kanada dengan panggilan YC1DAV/VE3 dengan rekan-rekan amatir radio di Indonesia dilakukan melalui jaringan</p>
<p>Robby Soebiakto YB1BG berhasil membangun gateway amatir satelit di rumahnya di Cinere melalui satelit-satelit OSCAR milik amatir radio kemudian melakukan komunikasi lebih lanjut yang lebih cepat antara Indonesia-Kanada. Pengetahuan secara perlahan ditransfer dan berkembang melalui jaringan amatir radio ini.</p>
<p>Tahun 1992-1993, Muhammad Ihsan masih staff peneliti di LAPANBogor yang di awal tahun 1990-an di dukung oleh pimpinannya Ibu Adrianti dalam kerjasama dengan DLR (NASA-nya Jerman) mencoba mengembangkan jaringan komputer menggunakan teknologi packet radio pada band 70cm &amp; 2m. Ranca Bungur tidak jauh dari</p>
<p>Jaringan LAPAN dikenal sebagai JASIPAKTA dengan dukungan DLR Jerman. Protokol TCP/IP di operasikan di atas protokol AX.25packet radio. Muhammad Ihsan mengoperasikan relay penghubung antara ITB di Bandung dengan gateway Internet yang ada di BPPT di tahun 1993-1998. pada infrastruktur</p>
<p>Firman Siregar merupakan salah seorang motor di BPPT yang mengoperasikan gateway radio paket bekerja pada band 70cm di tahun 1993-1998-an. PC 386 sederhana menjalankan program NOS di atas sistem operasi DOS digunakan sebagai gateway packet radio TCP/IP. IPTEKNET masih berada di tahapan sangat awal perkembangannya saluran komunikasi ke internet masih menggunakan protokol X.25 melalui jaringan Sistem Komunikasi Data Paket (SKDP) terkait pada gateway di DLR Jerman.</p>
<p>Putu sebuah nama yang melekat dengan perkembangan PUSDATA DEPRIN waktu masa kepemimpinan Bapak Menteri Perindustrian Tungki Ariwibowo menjalankan BBSBBS Pak Putu sangat berjasa dalam membangun pengguna e-mail khususnya di jakarta Pak Putu sangat beruntung mempunyai menteri Pak Tungki yang &#8220;maniak&#8221; IT dan yang mengesankan dari Pak Tungki beliau akan menjawab e-mail sendiri. Barangkali Pak Tungki adalah menteri pertama Indonesia yang menjawab e-mail sendiri. pusdata.dprin.go.id. Di masa awal perkembangannya<br />
Gateway Internet ITB yang pertama menggunakan 286</p>
<p>Suryono Adisoemarta N5SNN di akhir 1992 kembali ke Indonesia, kesempatan tersebut tidak dilewatkan oleh anggota Amatir Radio Club (ARC) ITB seperti Basuki Suhardiman, Aulia K. Arief, Arman Hazairin</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bayusuwiartha.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bayusuwiartha.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bayusuwiartha.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bayusuwiartha.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bayusuwiartha.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bayusuwiartha.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bayusuwiartha.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bayusuwiartha.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bayusuwiartha.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bayusuwiartha.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bayusuwiartha.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bayusuwiartha.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bayusuwiartha.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bayusuwiartha.wordpress.com/12/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bayusuwiartha.wordpress.com&amp;blog=5337377&amp;post=12&amp;subd=bayusuwiartha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bayusuwiartha.wordpress.com/2008/11/22/perkembangan-internet-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e1106a5c5333692d0ddcfdc16cc25c41?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">bayusuwiartha</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SMPN 1 Denpasar</title>
		<link>http://bayusuwiartha.wordpress.com/2008/11/22/smpn-1-denpasar/</link>
		<comments>http://bayusuwiartha.wordpress.com/2008/11/22/smpn-1-denpasar/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Nov 2008 01:30:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bayusuwiartha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bayusuwiartha.wordpress.com/?p=25</guid>
		<description><![CDATA[SMP Negeri 1 Denpasar merupakan salah satu sekolah SBI di Bali. Gedung bagian depan merupakan peninggalan Belanda. Dari segi kebersihan, SMP Negeri 1 Denpasar kurang didukung oleh siswa sehingga di beberapa bagian terlihat agak kotor. Segi disiplin hampir seluruh siswa-siswi sudah mulai mentaati peraturan yang berlaku.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bayusuwiartha.wordpress.com&amp;blog=5337377&amp;post=25&amp;subd=bayusuwiartha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>SMP Negeri 1 Denpasar merupakan salah satu sekolah SBI di Bali. Gedung bagian depan merupakan peninggalan Belanda. Dari segi kebersihan, SMP Negeri 1 Denpasar kurang didukung oleh siswa sehingga di beberapa bagian terlihat agak kotor. Segi disiplin hampir seluruh siswa-siswi sudah mulai mentaati peraturan yang berlaku.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bayusuwiartha.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bayusuwiartha.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bayusuwiartha.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bayusuwiartha.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bayusuwiartha.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bayusuwiartha.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bayusuwiartha.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bayusuwiartha.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bayusuwiartha.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bayusuwiartha.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bayusuwiartha.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bayusuwiartha.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bayusuwiartha.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bayusuwiartha.wordpress.com/25/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bayusuwiartha.wordpress.com&amp;blog=5337377&amp;post=25&amp;subd=bayusuwiartha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bayusuwiartha.wordpress.com/2008/11/22/smpn-1-denpasar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e1106a5c5333692d0ddcfdc16cc25c41?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">bayusuwiartha</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Komputer</title>
		<link>http://bayusuwiartha.wordpress.com/2008/11/06/komputer/</link>
		<comments>http://bayusuwiartha.wordpress.com/2008/11/06/komputer/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Nov 2008 07:52:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bayusuwiartha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bayusuwiartha.wordpress.com/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut prosedur yang telah dirumuskan. Kata computer semula dipergunakan untuk menggambarkan orang yang perkerjaannya melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian dipindahkan kepada mesin itu sendiri. Asal mulanya, pengolahan informasi hampir eksklusif berhubungan dengan masalah aritmatika, tetapi komputer modern dipakai untuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bayusuwiartha.wordpress.com&amp;blog=5337377&amp;post=5&amp;subd=bayusuwiartha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Komputer</strong> adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut <span class="new">prosedur</span> yang telah dirumuskan. Kata <em>computer</em> semula dipergunakan untuk menggambarkan orang yang perkerjaannya melakukan perhitungan <span class="mw-redirect">aritmatika</span>, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian dipindahkan kepada mesin itu sendiri. Asal mulanya, pengolahan informasi hampir eksklusif berhubungan dengan masalah aritmatika, tetapi komputer modern dipakai untuk banyak tugas yang tidak berhubungan dengan matematika.</p>
<p>Dalam definisi seperti itu terdapat alat seperti <em><span class="new">slide rule</span></em>, jenis <span class="new">kalkulator mekanik</span> mulai dari <span class="mw-redirect">abakus</span> dan seterusnya, sampai semua komputer elektronik yang kontemporer. Istilah lebih baik yang cocok untuk arti luas seperti &#8220;komputer&#8221; adalah &#8220;yang memproses informasi&#8221; atau &#8220;sistem peng<span class="new">olah</span> informasi.&#8221;</p>
<h2><span class="mw-headline">Bagaimana Komputer Bekerja</span></h2>
<p>Saat teknologi yang dipakai pada komputer digital sudah berganti secara dramatis sejak komputer pertama pada tahun 1940-an (lihat <span class="new">Sejarah perangkat keras menghitung</span> untuk lebih banyak detail), komputer kebanyakan masih menggunakan <span class="new">arsitektur Von Neumann</span>, yang diusulkan di awal 1940-an oleh John von Neumann.</p>
<p><span class="new">Arsitektur</span> Von Neumann menggambarkan komputer dengan empat bagian utama: Unit Aritmatika dan Logis (ALU), <span class="mw-redirect">unit kontrol</span>, <span class="mw-redirect">memori</span>, dan alat masukan dan hasil (secara kolektif dinamakan I/O). Bagian ini dihubungkan oleh berkas kawat, &#8220;bus&#8221;</p>
<p><a id="Memori" name="Memori"></a></p>
<h3><span class="mw-headline">Memori</span></h3>
<div class="thumb tright">
<div class="thumbinner" style="width:202px;"><span class="image"><img class="thumbimage" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/d/d3/RAM_n.jpg/200px-RAM_n.jpg" border="0" alt="" width="200" height="313" /></span></p>
<div class="thumbcaption">
<div class="magnify"><span class="internal"><img src="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="" width="15" height="11" /></span></div>
<p>modul memori RAM</p></div>
</div>
</div>
<p>Di sistem ini, <strong><span class="new">memori</span></strong> adalah urutan <span class="mw-redirect">byte</span> yang dinomori (seperti &#8220;sel&#8221; atau &#8220;lubang burung dara&#8221;), masing-masing berisi sepotong kecil informasi. Informasi ini mungkin menjadi perintah untuk mengatakan pada komputer apa yang harus dilakukan. Sel mungkin berisi data yang diperlukan komputer untuk melakukan suatu perintah. Setiap slot mungkin berisi salah satu, dan apa yang sekarang menjadi data mungkin saja kemudian menjadi perintah.</p>
<p>Memori menyimpan berbagai bentuk informasi sebagai angka biner. Informasi yang belum berbentuk biner akan dipecahkan (encoded) dengan sejumlah instruksi yang mengubahnya menjadi sebuah angka atau urutan angka-angka. Sebagai contoh: Huruf F disimpan sebagai angka desimal 70 (atau angka biner ) menggunakan salah satu metode pemecahan. Instruksi yang lebih kompleks bisa digunakan untuk menyimpan gambar, suara, video, dan berbagai macam informasi. Informasi yang bisa disimpan dalam satu sell dinamakan sebuah byte.</p>
<p>Secara umum, memori bisa ditulis kembali lebih jutaan kali &#8211; memori dapat diumpamakan sebagai papan tulis dan kapur yang dapat ditulis dan dihapus kembali, daripada buku tulis dengan pena yang tidak dapat dihapus.</p>
<p>Ukuran masing-masing sel, dan jumlah sel, berubah secara hebat dari komputer ke komputer, dan teknologi dalam pembuatan memori sudah berubah secara hebat &#8211; dari relay elektromekanik, ke tabung yang diisi dengan air raksa (dan kemudian pegas) di mana pulsa akustik terbentuk, sampai matriks magnet permanen, ke setiap transistor, ke sirkuit terpadu dengan jutaan transistor di atas satu chip silikon.</p>
<p><a id="Pemrosesan" name="Pemrosesan"></a></p>
<h3><span class="mw-headline">Pemrosesan</span></h3>
<p>Unit Pemproses Pusat atau CPU ( central processing unit) berperanan untuk memproses arahan, melaksanakan pengiraan dan menguruskan laluan informasi menerusi system komputer. Unit atau peranti pemprosesan juga akan berkomunikasi dengan peranti input , output dan storan bagi melaksanakan arahan-arahan berkaitan.</p>
<p>Dalam arsitektur von Neumann yang asli, ia menjelaskan sebuah Unit Aritmatika dan Logika, dan sebuah Unit Kontrol. Dalam komputer-komputer modern, kedua unit ini terletak dalam satu sirkuit terpadu (IC &#8211; Integrated Circuit), yang biasanya disebut CPU (Central Processing Unit).</p>
<p><strong>Unit Aritmatika dan Logika</strong>, atau Arithmetic Logic Unit (ALU), adalah alat yang melakukan pelaksanaan dasar seperti pelaksanaan aritmatika (tambahan, pengurangan, dan semacamnya), pelaksanaan logis (AND, OR, NOT), dan pelaksanaan perbandingan (misalnya, membandingkan isi sebanyak dua slot untuk kesetaraan). Pada unit inilah dilakukan &#8220;kerja&#8221; yang nyata.</p>
<p><strong><span class="mw-redirect">Unit kontrol</span></strong> menyimpan perintah sekarang yang dilakukan oleh komputer, memerintahkan ALU untuk melaksanaan dan mendapat kembali informasi (dari memori) yang diperlukan untuk melaksanakan perintah itu, dan memindahkan kembali hasil ke lokasi memori yang sesuai. Sekali yang terjadi, unit kontrol pergi ke perintah berikutnya (biasanya ditempatkan di slot berikutnya, kecuali kalau perintah itu adalah perintah lompatan yang memberitahukan kepada komputer bahwa perintah berikutnya ditempatkan di lokasi lain).</p>
<p><a id="Input_dan_Hasil" name="Input_dan_Hasil"></a></p>
<h3><span class="mw-headline">Input dan Hasil</span></h3>
<p><strong><span class="mw-redirect">I/O</span></strong> membolehkan komputer mendapatkan informasi dari dunia luar, dan menaruh hasil kerjanya di sana, dapat berbentuk fisik (hardcopy) atau non fisik (softcopy). Ada berbagai macam alat I/O, dari yang akrab <span class="mw-redirect">keyboard</span>, monitor dan <span class="mw-redirect">disk</span> drive, ke yang lebih tidak biasa seperti webcam (kamera web, printer, scanner, dan sebagainya.</p>
<p>Yang dimiliki oleh semua alat masukan biasa ialah bahwa mereka meng-<span class="new">encode</span> (mengubah) informasi dari suatu macam ke dalam data yang bisa diolah lebih lanjut oleh sistem komputer digital. Alat output, men-<span class="new">decode</span> data ke dalam informasi yang bisa dimengerti oleh pemakai komputer. Dalam pengertian ini, sistem komputer digital adalah contoh <span class="new">sistem pengolah data</span>.</p>
<p><a id="Instruksi" name="Instruksi"></a></p>
<h3><span class="mw-headline">Instruksi</span></h3>
<p>Perintah yang dibicarakan di atas tidak adalah perintah kaya bahasa manusiawi. Komputer hanya mempunyai dalam jumlah terbatas perintah sederhana yang dirumuskan dengan baik. Perintah biasa yang dipahami kebanyakan komputer ialah &#8220;menyalin isi sel 123, dan tempat tiruan di sel 456&#8243;, &#8220;menambahkan isi sel 666 ke sel 042, dan tempat akibat di sel 013&#8243;, dan &#8220;jika isi sel 999 adalah 0, perintah berikutnya anda di sel 345&#8243;.</p>
<p>Instruksi diwakili dalam komputer sebagai nomor &#8211; kode untuk &#8220;menyalin&#8221; mungkin menjadi 001, misalnya. Suatu himpunan perintah khusus yang didukung oleh komputer tertentu diketahui sebagai bahasa mesin komputer. Dalam prakteknya, orang biasanya tidak menulis perintah untuk komputer secara langsung di bahasa mesin tetapi memakai bahasa pemrograman &#8220;tingkat tinggi&#8221; yang kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa mesin secara otomatis oleh program komputer khusus (interpreter dan kompiler). Beberapa bahasa pemrograman berhubungan erat dengan bahasa mesin, seperti assembler (bahasa tingkat rendah); di sisi lain, bahasa seperti Prolog didasarkan pada prinsip abstrak yang jauh dari detail pelaksanaan sebenarnya oleh mesin (bahasa tingkat tinggi)</p>
<p><a id="Arsitektur" name="Arsitektur"></a></p>
<h3><span class="mw-headline">Arsitektur</span></h3>
<p>Komputer kontemporer menaruh ALU dan <span class="mw-redirect">unit kontrol</span> ke dalam satu sirkuit terpadu yang dikenal sebagai Central Processing Unit atau CPU. Biasanya, memori komputer ditempatkan di atas beberapa sirkuit terpadu yang kecil dekat CPU. Alat yang menempati sebagian besar ruangan dalam komputer adalah ancilliary sistem (misalnya, untuk menyediakan tenaga listrik) atau alat I/O.</p>
<p>Beberapa komputer yang lebih besar berbeda dari model di atas di satu hal utama &#8211; mereka mempunyai beberapa CPU dan unit kontrol yang bekerja secara bersamaan. Terlebih lagi, beberapa komputer, yang dipakai sebagian besar untuk maksud penelitian dan perkomputeran ilmiah, sudah berbeda secara signifikan dari model di atas, tetapi mereka sudah menemukan sedikit penggunaan komersial.</p>
<p>Fungsi dari komputer secara prinsip sebenarnya cukup sederhana. Komputer mencapai perintah dan data dari memorinya. Perintah dilakukan, hasil disimpan, dan perintah berikutnya dicapai. Prosedur ini berulang sampai komputer dimatikan.</p>
<p><a id="Program" name="Program"></a></p>
<h3><span class="mw-headline">Program</span></h3>
<p><span class="mw-redirect">Program komputer</span> adalah daftar besar perintah untuk dilakukan oleh komputer, barangkali dengan data di dalam tabel. Banyak program komputer berisi jutaan perintah, dan banyak dari perintah itu dilakukan berulang kali. Suatu [[Personal computer[PC]] modern yang umum (pada tahun 2003) bisa melakukan sekitar 2-3 milyar perintah dalam sedetik. Komputer tidak mendapat kemampuan luar biasa mereka lewat kemampuan untuk melakukan perintah kompleks. Tetapi, mereka melakukan jutaan perintah sederhana yang diatur oleh orang pandai, &#8220;programmer.&#8221; &#8220;Programmer Baik memperkembangkan set-set perintah untuk melakukan tugas biasa (misalnya, menggambar titik di layar) dan lalu membuat set-set perintah itu tersedia kepada programmer lain.&#8221; Dewasa ini, kebanyakan komputer kelihatannya melakukan beberapa program sekaligus. Ini biasanya diserahkan ke sebagai multitasking. Pada kenyataannya, CPU melakukan perintah dari satu program, kemudian setelah beberapa saat, CPU beralih ke program kedua dan melakukan beberapa perintahnya. Jarak waktu yang kecil ini sering diserahkan ke sebagai irisan waktu (<em>time-slice</em>). Ini menimbulkan khayal program lipat ganda yang dilakukan secara bersamaan dengan memberikan waktu CPU di antara program. Ini mirip bagaimana film adalah rangkaian kilat saja masih membingkaikan. Sistem operasi adalah program yang biasanya menguasai kali ini membagikan</p>
<p><a id="Sistem_Operasi" name="Sistem_Operasi"></a></p>
<h4><span class="mw-headline">Sistem Operasi</span></h4>
<p>Sistem operasi ialah semacam gabungan dari potongan kode yang berguna. Ketika semacam kode komputer dapat dipakai secara bersama oleh beraneka-macam program komputer, setelah bertahun-tahun, programer akhirnya menmindahkannya ke dalam sistem operasi.</p>
<p>Sistem operasi, menentukan program yang mana dijalankan, kapan, dan alat yang mana (seperti memori atau I/O) yang mereka gunakan. Sistem operasi juga memberikan servis kepada program lain, seperti kode (<em>driver</em>) yang membolehkan programer untuk menulis program untuk suatu mesin tanpa perlu mengetahui detail dari semua alat elektronik yang terhubung.</p>
<p><a id="Penggunaan_Komputer" name="Penggunaan_Komputer"></a></p>
<h2><span class="mw-headline">Penggunaan Komputer</span></h2>
<p>Komputer digital pertama, dengan ukuran dan biaya yang besar, sebagian besar mengerjakan perhitungan ilmiah. ENIAC, komputer awal AS semula didesain untuk memperhitungkan tabel ilmu balistik untuk persenjataan (artileri), menghitung kerapatan penampang neutron untuk melihat jika <span class="new">bom hidrogen</span> akan bekerja dengan semestinya (perhitungan ini, yang dilakukan pada Desember 1945 sampai Januari 1946 dan melibatkan dala dalam lebih dari satu juta <span class="new">kartu punch</span>, memperlihatkan bentuk lalu di bawah pertimbangan akan gagal). <span class="new">CSIR Mk I</span>, komputer pertama Australia, mengevaluasi pola curah hujan untuk tempat penampungan dari <span class="new">Snowy Mountains</span>, suatu proyek pembangkitan <span class="new">hidroelektrik</span> besar. Yang lainnya juga dipakai dalam <span class="mw-redirect">kriptanalisis</span>, misalnya komputer elektronik digital yang pertama, Colossus, dibuat selama Perang Dunia II. Akan tetapi, visionaris awal juga menyangka bahwa pemrograman itu akan membolehkan main catur, memindahkan gambar dan penggunaan lain.</p>
<p>Orang-orang di pemerintah dan perusahaan besar juga memakai komputer untuk mengotomasikan banyak koleksi data dan mengerjakan tugas yang sebelumnya dikerjakan oleh manusia &#8211; misalnya, memelihara dan memperbarui rekening dan inventaris. Dalam bidang pendidikan, ilmuwan di berbagai bidang mulai memakai komputer untuk analisa mereka sendiri. Penurunan harga komputer membuat mereka dapat dipakai oleh organisasi yang lebih kecil. Bisnis, organisasi, dan pemerintah sering menggunakan amat banyak komputer kecil untuk menyelesaikan tugas bahwa dulunya dilakukan oleh komputer <span class="new">kerangka utama</span> yang mahal dan besar. Kumpulan komputer yang lebih kecil di satu lokasi diserahkan ke sebagai <span class="new">perkebunan server</span>.</p>
<p>Dengan penemuan mikroprosesor di 1970-an, menjadi mungkin menghasilkan komputer yang sangat murah. <span class="mw-redirect">PC</span> menjadi populer untuk banyak tugas, termasuk menyimpan buku, menulis dan mencetak dokumen. Perhitungan meramalkan dan lain berulang matematika dengan <span class="mw-redirect">spreadsheet</span>, berhubungan dengan <span class="mw-redirect">e-pos</span> dan, Internet. Namun, ketersediaan luas komputer dan mudah customization sudah melihat mereka dipakai untuk banyak maksud lain.</p>
<p>Sekaligus, komputer kecil, biasanya dengan mengatur memprogram, mulai menemukan cara mereka ke dalam alat lain seperti peralatan rumah, mobil, pesawat terbang, dan perlengkapan industri. Yang ini prosesor benam menguasai kelakuan alat seperti itu yang lebih mudah, membolehkan kelakuan kontrol yang lebih kompleks (untuk kejadian, perkembangan <span class="new">anti-kunci rem</span> di mobil). Saat abad kedua puluh satu dimulai, kebanyakan alat listrik, kebanyakan bentuk angkutan bertenaga, dan kebanyakan batas produksi pabrik dikuasai di samping komputer. Kebanyakan insinyur meramalkan bahwa ini cenderung kepada akan terus.</p>
<h2><span class="mw-headline">Kata &#8220;Komputer&#8221;</span></h2>
<p>Selama bertahun-tahun sudah ada beberapa arti yang agak berbeda pada kata &#8216;komputer&#8217;, dan beberapa kata berbeda untuk hal kami sekarang biasanya disebut komputer.</p>
<p>Misalnya &#8220;<em>computer</em>&#8221; secara umum pernah dipergunakan untuk bermaksud orang memperkerjakan untuk melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa mesin membantu. Menurut <em>Barnhart Concise Dictionary of Etymology</em>, kata tersebut digunakan dalam bahasa Inggris pada tahun 1646 sebagai kata bagi &#8220;orang yang menghitung&#8221; dan lalu menjelang 1897 juga untuk &#8220;alat hitung mekanis&#8221;. Selama Perang Dunia II kata tersebut menunjuk kepada para pekerja wanita <span class="mw-redirect">AS</span> dan Inggris yang pekerjaannya memperhitungkan jalan artileri perang besar dengan mesin seperti itu.</p>
<p>Charles Babbage mendesain salah satu mesin menghitung pertama disebut <span class="new">Mesin Analitikal</span>, tetapi karena masalah teknologi tidak dibuat seumur hidupnya. Berbagai alat mesin yang sederhana seperti <span class="new">slide rule</span> baik juga sudah menyebut komputer. Di beberapa kasus mereka diserahkan ke sebagai &#8220;komputer analog&#8221;, sewaktu mereka melambangkan nomor oleh continuous kuantitas-kuantitas fisik daripada di samping digit biner yang berlainan. Apa sekarang menyebut &#8220;komputer&#8221; saja secara umum pernah menyebut &#8220;komputer digital&#8221; untuk membedakan mereka dari alat lain ini (yang masih dipakai di bidang <span class="new">analog pengolahan tanda</span>, misalnya).</p>
<p>In yang memikirkan kata lain untuk komputer, itu ialah harga mengamati bahwa di bahasa lain kata yang dipilih selalu tidak mempunyai arti harfiah sama sebagai kata Bahasa Inggris. Dalam Bahasa Perancis misalnya, kata ialah &#8220;ordinateur&#8221;, yang berarti kira-kira &#8220;organisator&#8221;, atau &#8220;memisahkan mesin&#8221;. Pada bahasa Spanyol digunakan kata &#8220;ordenador&#8221;, dengan arti sama, walaupun di beberapa negara mereka menggunakan anglicism <em>computadora</em>. Dalam Bahasa Italia, komputer ialah &#8220;calcolatore&#8221;, kalkulator, menekankannya computational menggunakan di balik yang logis seperti penyortiran. Dalam Bahasa Swedia, komputer dipanggil &#8220;dator&#8221; dari &#8220;data&#8221;. Atau paling tidak pada tahun 1950-an, mereka disebut &#8220;matematikmaskin&#8221; (mesin matematika). Dalam Bahasa Tionghoa, komputer dipanggil &#8220;dien nau&#8221; atau suatu &#8220;otak listrik&#8221;. Dalam Bahasa Inggris, kata lain dan frase sudah bekas, seperti &#8220;mesin pengolahan data&#8221;.</p>
<h2><span class="mw-headline">Bagian-bagian Komputer</span></h2>
<p>Komputer terdiri atas 2 bagian besar : <em><span class="mw-redirect">Software</span></em>/perangkat lunak dan <em><span class="mw-redirect">hardware</span></em>/perangkat keras.</p>
<p><a id="Hardware" name="Hardware"></a></p>
<h3><span class="mw-headline"><strong>Hardware</strong></span></h3>
<ul>
<li><span class="mw-redirect">Prosesor</span>, atau CPU unit yang mengolah data</li>
<li>Memori RAM, tempat menyimpan data sementara</li>
<li><em>Hard drive</em>, media penyimpanan semi permanen</li>
<li>Perangkat masukan, media yang digunakan untuk memasukkan data untuk diproses oleh CPU, seperti <em><span class="mw-redirect">mouse</span></em>, <em><span class="mw-redirect">keyboard</span></em>, dan tablet</li>
<li>Perangkat keluaran, media yang digunakan untuk menampilkan hasil keluaran pemrosesan CPU, seperti <em>monitor</em> dan <em><span class="mw-redirect">printer</span></em>.</li>
</ul>
<p><a id="Software" name="Software"></a></p>
<h3><span class="mw-headline"><strong>Software</strong></span></h3>
<ul>
<li>Sistem operasi : Program dasar pada komputer yang menghubungkan pengguna dengan <em>hardware</em> komputer, seperti Linux, <span class="mw-redirect">Windows</span>, dan Mac OS. Tugas sistem operasi termasuk (tetapi tidak hanya) mengurus penjalanan program di atasnya, koordinasi Input, Output, pemrosesan, memori, serta penginstalan dan pembuangan software.</li>
<li>Program komputer, aplikasi tambahan yang diinstal sesuai dengan sistem operasinya</li>
</ul>
<p><a id="Slot_pada_komputer" name="Slot_pada_komputer"></a></p>
<h3><span class="mw-headline"><strong>Slot pada komputer</strong></span></h3>
<ul>
<li>ISA / <span class="mw-redirect">PCI</span> : Slot untuk masukan kartu tambahan non-grafis</li>
<li>AGP / PCIe : Slot untuk masukan kartu tambahan grafis</li>
<li><span class="mw-redirect">IDE</span> / SCSI / SATA : Slot untuk harddrive/ODD</li>
<li><span class="mw-redirect">USB</span> : Slot untuk masukan media <em><span class="new">plug-and-play</span></em> (colok dan mainkan, artinya perangkat yang dapat dihubungkan ke komputer dan langsung dapat digunakan)</li>
<li></li>
</ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bayusuwiartha.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bayusuwiartha.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bayusuwiartha.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bayusuwiartha.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bayusuwiartha.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bayusuwiartha.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bayusuwiartha.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bayusuwiartha.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bayusuwiartha.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bayusuwiartha.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bayusuwiartha.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bayusuwiartha.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bayusuwiartha.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bayusuwiartha.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bayusuwiartha.wordpress.com&amp;blog=5337377&amp;post=5&amp;subd=bayusuwiartha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bayusuwiartha.wordpress.com/2008/11/06/komputer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e1106a5c5333692d0ddcfdc16cc25c41?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">bayusuwiartha</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/d/d3/RAM_n.jpg/200px-RAM_n.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Biodata</title>
		<link>http://bayusuwiartha.wordpress.com/2008/10/31/3/</link>
		<comments>http://bayusuwiartha.wordpress.com/2008/10/31/3/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 31 Oct 2008 04:42:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bayusuwiartha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Biodata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bayusuwiartha.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Nama   : Gede Ngurah Oka Bayu Suwiartha TTL       : Denpasar, 9 Oktober 1993 Alamat  : Jalan Rambutan 11 Denpasar Agama  : Hindu Sekolah : SMPN 1 Denpasar Kelas     : 9F Absen    : 05 Email     : gnobayus@yahoo.co.id<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bayusuwiartha.wordpress.com&amp;blog=5337377&amp;post=3&amp;subd=bayusuwiartha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Nama   : Gede Ngurah Oka Bayu Suwiartha</p>
<p>TTL       : Denpasar, 9 Oktober 1993</p>
<p>Alamat  : Jalan Rambutan 11 Denpasar</p>
<p>Agama  : Hindu</p>
<p>Sekolah : SMPN 1 Denpasar</p>
<p>Kelas     : 9F</p>
<p>Absen    : 05</p>
<p>Email     : gnobayus@yahoo.co.id</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bayusuwiartha.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bayusuwiartha.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bayusuwiartha.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bayusuwiartha.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bayusuwiartha.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bayusuwiartha.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bayusuwiartha.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bayusuwiartha.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bayusuwiartha.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bayusuwiartha.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bayusuwiartha.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bayusuwiartha.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bayusuwiartha.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bayusuwiartha.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bayusuwiartha.wordpress.com&amp;blog=5337377&amp;post=3&amp;subd=bayusuwiartha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bayusuwiartha.wordpress.com/2008/10/31/3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e1106a5c5333692d0ddcfdc16cc25c41?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">bayusuwiartha</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://bayusuwiartha.wordpress.com/2008/10/29/hello-world/</link>
		<comments>http://bayusuwiartha.wordpress.com/2008/10/29/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Oct 2008 10:18:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bayusuwiartha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bayusuwiartha.wordpress.com&amp;blog=5337377&amp;post=1&amp;subd=bayusuwiartha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bayusuwiartha.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bayusuwiartha.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bayusuwiartha.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bayusuwiartha.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bayusuwiartha.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bayusuwiartha.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bayusuwiartha.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bayusuwiartha.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bayusuwiartha.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bayusuwiartha.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bayusuwiartha.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bayusuwiartha.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bayusuwiartha.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bayusuwiartha.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bayusuwiartha.wordpress.com&amp;blog=5337377&amp;post=1&amp;subd=bayusuwiartha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bayusuwiartha.wordpress.com/2008/10/29/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e1106a5c5333692d0ddcfdc16cc25c41?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">bayusuwiartha</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
